FINALIS Apresiasi Bagi Guru, Kepala Sekolah, dan Pengawas Sekolah Inspiratif tahun 2021




Selamat Kepada Finalis atas karyanya yang mengisnpirasi  

Keberhasilan yang tertunda untuk saya tahun ini menjadi salah satu finalis.

Ceritanya informasi ini saya dapat dari grup WA Belajar Menulis Gelombang 21 yang dibuat oleh PGRI. Seorang guru inspirator yang kami sebut Om Jay menshare tulisannya di sini  https://wijayalabs.com/2021/10/30/bergerak-dengan-hati-pulihkan-pendidikan/

Hari itu Ahad, 31 Oktober 2021 ada rasa yang membuncah untuk ikut berpartisipasi. Sebuah ajang yang baru pertama kali saya ketahui, ternyata sudah pernah di gelar ditahun sebelumnya. 

Bismillah, saya mulai menuangkan apa yang ada dipikiran dan dihati melalui tulisan ringan. Sebuah tema yang saya angkat pembelajaran dengan Metode Hybrid Learning untuk mengatasi learning loss. Inilah sebuah kesempatan dimana dengan menulis kita bisa berbagi informasi. Setelah membuat rancangan, kami mulailah syuting pengambilan potongan - potongan video yang menggambarkan pembelajaran dengan metode hybrid learning. Tidak ada yang direkayasa dalam adegan ini karena sehari - harinya kegiatan belajar menggunakan metode tersebut. 

Belajar Matematika menjadi lebih asyik, lingkungan rumah menjadi sumber belajar. Belajar menjadi lebih nyata karena apa yang dipelajari dekat dengan kehidupan peserta didik. Belajar menjadi lebih aktif karena terjadi diskusi secara langsung. Meski raga saling berjauhan tapi jiwa hadir 100% dalam ruang belajar yang kami ciptakan.

proses editing dan penulisan diselesaikan dalam waktu 6 hari. WOW rasanya 6 hari itu waktu begitu cepatnya bergulir ditambah dengan kegiatan lainnya yang semakin padat. Tulisan yang harus diselesaikan tidak lebih dari 5 halaman. Video yang dibuat berdurasi 6 - 10 menit. ditambah lagi kemampuan edit video yang masih masuk kategori pemula. Hampir putus asa di hari Jum'at 5 November 2021, ada gerimis di hati. 

Proses editing STOP total. Tatapan binar para sahabat dan dukungan dari suami seperti musim semi. Kutanyakan lagi hati, tujuan berpartisipasi apakah sebuah kemenangan atau pengabdian. BOHONG, siapa yang tidak berharap menang ?, tapi itu bukan satu - satunya kan. Dialog hati yang menekan pikiran untuk waras memutuskan. 

Alhamdulillah semua bisa tersubmit di Sabtu, 06 November 2021. 

Deg deg an iya, berharap iya, tapi menjadi Pemenang itu kan butuh proses nggak bisa INSTAN seperti seduh Mie dalam kemasan.

Akhirnya 

pengumuman Finalis pun saya dapatkan informasi dari WA grup Guru Matematika yang pernah sama - sama ikut menjadi peserta Olimpiade Guru. Semoga linknya masih bisa diakses ya   https://drive.google.com/file/d/1-QmXae6AY7DXaWegleUvZyoukVvwO-Wg/view

Qodarullah, kemenangan yang tertunda tahun ini. Tapi jadi banyak tau banyak guru - guru hebat diluar sana yang bisa saling menginspirasi dan saling berbagi.

Jangan menyerah kawan - kawan semoga kita bisa menjadi FINALIS ditahun yang akan datang.



Komentar

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Writer's Block

Untukmu

5 Tipe Menulis